Calon Kades Ambit Dede Komarudin Usung Visi “Repeh, Rapih, Raharja, Walatra” Untuk Wujudkan Desa Maju dan Merata
Sumedang, AMC – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Ambit, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, semakin dinamis. Salah satu kandidat yang turut meramaikan bursa calon adalah Dede Komarudin (45) dengan membawa visi besar pembangunan desa berbasis ketertiban, profesionalitas, kesejahteraan, dan pemerataan.
Dengan mengusung visi “Repeh, Rapih, Raharja, Walatra”, Dede menawarkan konsep kepemimpinan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga budaya masyarakat.
Secara filosofis, visi tersebut memiliki makna mendalam:
Repeh dimaknai sebagai kondisi masyarakat yang tenang, tidak banyak mengeluh, dan mampu menjaga stabilitas sosial.
Rapih berarti tata kelola pemerintahan desa yang profesional, tertib, dan transparan.
Raharja mengarah pada terciptanya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Walatra menekankan pemerataan pembangunan agar seluruh warga merasakan manfaat tanpa terkecuali.
Dalam upaya merealisasikan visi tersebut, Dede Komarudin menyiapkan sembilan program unggulan yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Desa Ambit, di antaranya:
1. Program Masjid Makmur
2. Revitalisasi Irigasi Sawah Tonggoh
3. Pengembangan Kampung Wisata Durian
4. Penyediaan Mobil Ambulans Desa
5. Pengadaan Mobil Angkutan Sampah
6. Wi-Fi Gratis di setiap RW
7. Pengembangan Seni Ambit Mendunia
8. Pembentukan Bursa Lowongan Kerja
9. Program Olahraga Berjaya
Menurut Dede, program-program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga peningkatan ekonomi dan potensi lokal.
“Hayu sasarengan kanggo Desa Ambit anu langkung sae, Repeh, Rapih, Raharja, Walatra,” ajaknya, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun desa ke arah yang lebih baik.
Kehadiran Dede Komarudin dengan gagasan dan programnya diharapkan dapat menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat Desa Ambit dalam menentukan arah kepemimpinan desa ke depan, khususnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
(Redaksi STNews)
Related Articles