" FTBI " Jadi Wadah Pelestarian Bahasa Sunda Sejak Dini Kecamatan Surian Tetap Eksis

Terkini 19 Sep 2026 18:50 • 2 min read • 47 views • By Edy. Ms

Share berita ini

" FTBI " Jadi Wadah Pelestarian Bahasa Sunda Sejak Dini Kecamatan Surian Tetap Eksis
Sumedang, AMC – Sabtu 19 September 2026,  Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Surian berlangsung dengan lancar dan sukses...

Sumedang, AMC – Sabtu 19 September 2026,  Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Surian berlangsung dengan lancar dan sukses Kegiatan yang dilaksanakan di SD Surian tersebut diikuti para siswa sekolah dasar se-Kecamatan Surian dengan penuh antusias.


Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Surian ,  Toto  S.Pd., mengatakan dirinya merasa bangga melihat antusiasme serta penampilan para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan FTBI.


“Kami merasa bangga melihat anak-anak begitu antusias mengikuti kegiatan FTBI"


Mereka mampu menampilkan berbagai potensi dan keterampilan dalam menggunakan serta melestarikan bahasa Sunda,” ujar  Toto saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.


Kegiatan tersebut dihadiri para kepala sekolah SD, guru - guru serta kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian bahasa dan budaya Sunda di kalangan generasi muda.


Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan salah satu kegiatan yang menjadi wadah untuk menjaga dan melestarikan bahasa serta seni Sunda.


Demikian keterangan Pengawas  SD kecamatan Surian, Adela S.Pd, dalam sambutanya beliau mengenalan tersebut dilakukan sejak dini melalui lingkungan pendidikan sehingga para siswa tidak hanya mampu menggunakan bahasa Sunda, tetapi juga mengenal dan mencintai budaya daerahnya.

Dalam kegiatan FTBI tingkat Kecamatan Surian tersebut, para siswa mengikuti sejumlah penampilan dan perlombaan yang mengangkat unsur bahasa serta budaya Sunda.


Adapun beberapa jenis perlombaan dalam kegiatan tersebut antara lain:
1. Biantara (pidato bahasa Sunda)
2. Maca sajak
3. Ngadongeng
4. Pupuh
5. Menulis aksara Sunda
6. Nulis carpon.
7. Borangan

Serta berbagai kreativitas seni dan bahasa Sunda lainnya.


Ketua pelaksana kegiatan FTBI kecamatan Surian Asep Ade  Heryana.S.Pd, berharap kegiatan seperti FTBI dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.


Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan pelestarian budaya daerah bagi generasi penerus.


Harapan kami, anak-anak semakin mencintai bahasa Sunda dan budaya daerah.


Mudah-mudahan kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi siswa serta dunia pendidikan di Kecamatan  Surian Kabupaten Sumedang," pungkasnya.

AMC News