Polda Banten Panen Jagung, 7.000 Hektare Disiapkan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Terkini 10 Sep 2026 20:07 • 2 min read • 7 views • By Her

Share berita ini

Polda Banten Panen Jagung, 7.000 Hektare Disiapkan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan
SERANG, AMC — Polda Banten terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif. Salah satunya diw...

SERANG, AMC — Polda Banten terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif.

Salah satunya diwujudkan melalui panen jagung di lahan binaan jajaran Propam Polda Banten di Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah dan kelompok tani. Kamis 10/9/2026

Dalam kegiatan panen tersebut, lahan seluas 4 hektare telah dipanen dengan hasil sekitar 1,4 ton.

Sementara itu, masih terdapat lahan sekitar 6 hektare yang memasuki masa panen.

Berdasarkan estimasi produktivitas sekitar 3 ton per hektare, enam hektare lahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 18 ton jagung.

Kondisi tanaman yang mulai menguning serta cuaca yang cukup terik dan ketersediaan air yang terbatas menjadi pertimbangan untuk segera melakukan panen.

Hasil produksi jagung selanjutnya direncanakan disalurkan kepada Bulog Serang sesuai mekanisme penyerapan hasil pertanian yang berlaku.

Target 7.000 Hektare

Dalam sambutannya, Brigadir Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., menegaskan bahwa program ketahanan pangan tidak boleh berhenti pada kegiatan panen.

Menurutnya, setelah memasuki musim hujan, penanaman akan kembali dilakukan secara serentak di wilayah Banten.

Potensi lahan yang disiapkan mencapai sekitar 7.000 hektare dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Lahan tersebut telah didata melalui kelompok-kelompok tani.

Pemerintah juga telah mendorong penyediaan bibit untuk mendukung penanaman serentak.

“Harapannya program ini tidak berhenti pada panen hari ini. Kita harus memastikan keberlanjutan melalui penanaman dan pemanfaatan lahan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Selain penanaman, disiapkan pula program stimulan berupa lomba pemanfaatan lahan pertanian.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi kelompok tani sekaligus mendorong optimalisasi lahan produktif.

Libatkan Kelompok Tani
Program ketahanan pangan tersebut melibatkan kelompok tani binaan Propam Polda Banten, antara lain Kelompok Tani Baru Mekar yang diketuai Jamari dan Kelompok Tani Rahayu yang diketuai Dahkim.

Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, serta pemilik lahan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program.

Polda Banten menargetkan program tersebut dapat berkontribusi terhadap pencapaian target ketahanan pangan hingga akhir tahun, bahkan diharapkan mampu menghasilkan surplus.

Iwan menegaskan, semangat kebersamaan dan kolaborasi harus terus diperkuat agar kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang aktif dan produktif, kita berharap program ketahanan pangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

AMC News