Rakernas I Partisan Siliwangi Sejati di Serang, Empat DPD Dikukuhkan Kembali Gunakan Nama Partisan Siliwangi, Target Berikutnya Definitifkan DPC Kabupaten/Kota
SERANG, AMC — Partisan Siliwangi Sejati menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus pelantikan dan pengukuhan jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) masa bakti 2026–2031 di Serang, Banten, Kamis (10/9/2026).
Rakernas I menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menata struktur kepengurusan di berbagai daerah.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kita Tumbuh dan Kembangkan Hidup Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dan Silihwangi.”
Ketua Umum Partisan Siliwangi Sejati, Drs. Aap Aptandi, MBA, mengatakan Rakernas I juga menjadi momentum perubahan penyebutan nama organisasi. Dari sebelumnya menggunakan nama Pejuang Siliwangi Indonesia, organisasi kembali menggunakan nama Partisan Siliwangi.
“Acara ini ada perubahan nama, dari Pejuang Siliwangi Indonesia kembali ke habitatnya. Kita kembali menggunakan nama Partisan Siliwangi,” ujar Aap.
Empat DPD Dikukuhkan
Dalam Rakernas I tersebut, empat DPD dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031, yakni DPD Banten, DPD Lampung, DPD Jawa Barat, dan DPD Jambi.
Aap menyebut Partisan Siliwangi Sejati saat ini telah memiliki perwakilan di 10 provinsi, dengan enam di antaranya telah definitif. Pengukuhan empat DPD sekaligus dilakukan untuk mempercepat dan mengefektifkan proses konsolidasi organisasi.
“Daripada kita melantik berkeliling, lebih baik dikumpulkan, dilantik bersama-sama,” katanya.
Rakernas turut dihadiri jajaran pimpinan DPD Partisan Siliwangi Sejati, anggota dan peserta Rakernas, serta sejumlah tokoh ulama.
Target 2026, Definitifkan DPC Kabupaten/Kota
Setelah kepengurusan di tingkat provinsi diperkuat, fokus organisasi selanjutnya diarahkan pada pembentukan dan definitifnya kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.
Aap menegaskan, target tersebut menjadi salah satu agenda utama organisasi hingga akhir 2026. Para ketua DPD ditugaskan untuk mempercepat pembentukan struktur DPC di wilayah masing-masing.
“Visi dan misi sudah tertuang di AD/ART. Tetapi program kami dalam sisa tahun 2026, kami menugaskan kepada ketua DPD untuk segera mendefinitifkan pengurus DPC di kabupaten/kota di masing-masing provinsi,” tegasnya.
Menurut Aap, penguatan struktur hingga tingkat DPC diperlukan agar roda organisasi berjalan lebih efektif serta koordinasi antara kepengurusan di berbagai daerah semakin kuat.
Selain struktur utama organisasi, Partisan Siliwangi Sejati juga memiliki 11 organisasi sayap yang bergerak di berbagai bidang, antara lain dakwah, sosial, kemasyarakatan, hingga kebencanaan.
Salah satunya adalah organisasi rescue. Di Banten, organisasi tersebut disebut telah memiliki sekitar 100 anggota.
Aap mengatakan keberadaan organisasi rescue diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi Partisan Siliwangi Sejati ketika terjadi musibah atau bencana.
“Beberapa orang sudah ditugaskan di lapangan, bergabung bersama aparat yang ada,” ujarnya.
Tanggapan Terpisah Soal Erupsi Anak Krakatau
Di luar agenda utama Rakernas yang berfokus pada konsolidasi organisasi, Aap juga menyampaikan harapannya terkait aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ia berharap aktivitas vulkanik tersebut tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
“Saya berharap erupsi itu adalah gejala alam, tetapi saya berharap tidak menimbulkan gejala yang lebih besar seperti tsunami, gempa bumi yang besar dan lain sebagainya,” katanya.
Aap menilai erupsi merupakan fenomena alam yang dapat terjadi pada gunung api. Ia juga berharap kondisi Gunung Anak Krakatau yang berada di tengah laut dapat meminimalkan dampak langsung terhadap permukiman masyarakat.
Ia turut menyinggung aktivitas sejumlah gunung api lainnya di Indonesia yang disebut mengalami letupan kecil.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi dengan kewaspadaan dan diharapkan tidak berkembang menjadi aktivitas yang lebih besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Aap sebagai tanggapan terhadap kondisi kebencanaan dan terpisah dari agenda utama Rakernas I, yang berfokus pada konsolidasi serta penguatan organisasi.
Perkuat Organisasi, Perluas Pengabdian
Melalui Rakernas I, Partisan Siliwangi Sejati menempatkan penguatan struktur organisasi sebagai salah satu agenda utama ke depan.
Pengukuhan empat DPD menjadi tahapan awal, sementara percepatan definitif kepengurusan DPC di tingkat kabupaten/kota menjadi target lanjutan hingga akhir 2026.
Dengan semangat silih asah, silih asih, silih asuh dan Silihwangi, Partisan Siliwangi Sejati menyatakan akan terus membangun kebersamaan, memperkuat koordinasi antardaerah, serta mendorong kontribusi organisasi dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Rakernas I di Serang sekaligus menjadi pijakan bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, sehingga keberadaan Partisan Siliwangi Sejati di berbagai daerah dapat semakin terstruktur dan mampu menjalankan program pengabdian secara lebih efektif.
Related Articles