TK PGRI Mekarmukti Terima Bantuan Revitalisasi Rp329,65 Juta, Harapan Baru untuk Ruang Belajar Anak
Sumedang, AMC — Jumat 25 September 2026, Harapan untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih layak bagi anak-anak usia dini menemukan momentum baru di TK PGRI Mekarmukti, Dusun Cilutung, Desa Kertamukti, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.
Pada tahun anggaran 2026, TK PGRI Mekarmukti mendapatkan bantuan pemerintah untuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebesar Rp329.651.000 yang bersumber dari APBN.
Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi satuan pendidikan yang telah hadir melayani masyarakat sejak 1991.
Perjalanan panjang itu terus berlanjut, termasuk ketika pada 2018 TK PGRI Mekarmukti berpindah ke bangunan yang kini digunakan untuk kegiatan pendidikan.
Di tempat tersebut, sebanyak 22 peserta didik saat ini mengikuti pembelajaran, terdiri atas 6 siswa Kelas A dan 16 siswa Kelas B.
Program revitalisasi satuan pendidikan sendiri diarahkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang layak, aman dan nyaman.
Untuk jenjang PAUD, program tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan anak usia dini.
Bagi TK PGRI Mekarmukti, bantuan itu bukan semata-mata tentang bangunan.
Di balik pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, tersimpan harapan agar anak-anak dapat belajar dan bermain dalam lingkungan yang lebih baik.
Kepala TK PGRI Mekarmukti, Ai Rosmiati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima sekolahnya.
“Kami atas nama Kepala TK PGRI Mekarmukti, para guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua serta seluruh keluarga besar TK mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang telah diberikan kepada sekolah kami.
Menurut Ai, bantuan tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini.
Ia berharap pembangunan dan rehabilitasi yang dilaksanakan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, sehat dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Mudah-mudahan fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya serta memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Lebih jauh, Ai berharap peningkatan sarana dan prasarana tersebut tidak berhenti pada perubahan fisik sekolah.
Kehadiran fasilitas yang lebih baik diharapkan turut membangkitkan semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Harapan kami, peningkatan sarana dan prasarana ini juga menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, sehingga anak-anak dapat tumbuh, belajar dan bermain dengan lebih nyaman serta berkembang menjadi generasi yang cerdas, mandiri dan berkarakter,” katanya.
Program revitalisasi PAUD tahun anggaran 2026 memang diarahkan untuk memperkuat sarana pendidikan anak usia dini.
Pemerintah menyebut revitalisasi sebagai bagian dari upaya menyediakan prasarana pendidikan yang mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas, aman dan nyaman.
Di TK PGRI Mekarmukti, pembangunan itu kini membawa pesan yang sederhana namun penting: ketika ruang belajar diperbaiki, harapan terhadap masa depan anak-anak pun ikut dirawat.
Dari sebuah lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak 1991, perjalanan itu terus berlanjut—dari generasi ke generasi, dari ruang kelas menuju cita-cita, dan dari sebuah bangunan sederhana menuju ikhtiar menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak di pelosok Sumedang.
Related Articles